G. UMAL



Ada satu yang tidak di inginkan oleh umal, yaitu ketika senja datang dan sang bulan pun menyambut. Sebenarnya kalau di pikirkan itu adalah satu hal yang sangat bodoh untuk untuk tidak diinginkan, tapi ya begitulah yang di rasakan umal.
Dimana pintu harus tertib tertutup sebelum pukul 20.00 wib, udara yang kian segarnya berubah menjadi hawa panas yang entah kenapa panasnya itu tidak bisa di jelaskan oleh umal.

Memang umal kalau di lihat-lihat tidak ada kekurangan kalau untuk fasilitas, selalu dan pasti ada jika dia menginginkannya. Tapi bagi umal fasilitas bukanlah menentukan seseorang itu nyaman, melainkan kebersamaan itulah titik ternyaman yang paling tinggi dalam menikmati hidup.
Tapi anehnya umal tidak pernah memperlihatkan ke orang-orang betapa sangat sunyinya kehidupan yang di alaminya, dia selalu tersenyum walaupun ada orang-orang yang telah berkhianat kepadanya.
Tapi umal selalu tetap menjadi dirinya sendiri, biarpun masalah selalu menghampiri umal tidak pernah mencoba untuk lari dari masalah itu tapi umal tetap mencoba untuk mencari solusi dari tiap-tiap masalah yang umal hadapi.
Karna menurut umal masalah itu hanya sebagai tolak ukur untuknya, seberapa sabar dan seberapa jauh umal untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah itu.

Kok genre ceritanya jadi tentang pribadi umal sih?
Oke...oke... kawan-kawan jangan goyang dulu dong, makanya kawan-kawan kasih ide juga dong buat saya di kolom komentar okeyyy 😁... lanjoottt

(Ketika di kamar)
Umal dengan gaya duduk kaki bersilang sambil memeluk gitar, yang selalu menyanyikan lagu-lagu dari band tahun 90 yang kalau tidak salah vokalisnya itu namanya roy jeconiah entah lah apa nama band nya, tapi kalau di dengar lagunya enak juga sih genre rock yang benar-benar kenak ke hati.
Ya kalau gak kenak ke hati kamu berarti bertepuk sebelah tangan dong hehe 😁.

Moeel: mal kenapa lagu kau kok sedih kali ku dengar?
Umal: ah gak sedih kali lah mol, semi                        sedihnya itu pun trus komplen kau.

Moeel: eleh mal bilang aja kau di putuskan              pacar mu kan, ngaku aja lah kau mal.

Umal: kepala botak kau itu kau sisir biar                  rapi mol, di putusin pulak kau                          bilang.

Moeel: jadi kenapa gak kau mainkan gitar mal? Kenapa cobak?

Umal: (sambil nangis) gimana aku bisa main gitar mol, kau aja tiba-tiba datang disamping ku trus itu kau gak sadar kalau yang kau duduki itu tangan ku.

Moeel: ahh serius mal, cak aku tengok dulu.

Umal: kelapa kau itu tengok-tengok mol siapa tau bisa jadi bola kaki, uda geser dikit kau ahh.

Sambil bernyanyi bersama tidak terasa waktu begitu cepatnya mengheningkan susana kamar yang tadinya ramai.

Umal: uda lah mol kita brake dulu lah konsernya, aku mau bocan dulu.

Moeel: oke lah mal aku pun mau bermimpi dulu, siapa tau dapat mimpi aku, kan lumayan bisa beli "TOGEL"

Umal: gilak kau uda mol, togel pulak target kau tidur.

Moeel: gak apa-apa aku gilak mal, dari pada kau pura-pura waras.

Umal: wkwkw
Moeel: wkwkkw





Komentar

Postingan Populer