Puisi Kilas Info
kaki berpijak tak beralas, luka tak terhindarkan Keringat bercucuran, namun jasa diabaikan. Lahan yang luas, kini berganti gedung-gedung bertingkat. Anak-anak tak ada tempat bermain. Cuaca dingin, sejuk, kini hanya hawa panas menyelimuti Tanam solidaritas, pengekangan terjadi Jutaan Rakyat indonesia resah... kawatir... takut... Kami besok makan apa??? Petinggi Negara kemana??? Pemerintah setempat dimana? Bantuan untuk siapa? Rakyat kecil di bawah dapat apa? Sumpah hanya kata-kata, kata-kata tanpa bukti dan tak memikirkan makna sumpah. Hanya pandai berJanji, memberikan ilusi untuk duduk di di kursi Semua itu Hanya sebuah ilusi Yang di berikan kepada rakyat miskin. Pembangunan mengabaikan rakyat. Perbedaan budaya, agama, kesenjangan Golongan kian terasa, mengabaikan kebhinekaan. pengucilan individu pun kian terjadi di pinggiran kota. Sistem pendidikan kini,semakin menekan rakyat kecil Memakasakan diri untuk mengikuti gengsi Kini Kalian harus virtual!!...

